Jambi, 17 Desember 2025— Balai Bahasa Provinsi Jambi secara resmi meluncurkan Buku Cerita Anak Dwibahasa Tahun 2025 di Hotel Grand Jambi. Peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen Balai Bahasa Provinsi Jambi dalam melindungi, mengembangkan, dan memasyarakatkan bahasa daerah melalui media bacaan anak yang edukatif dan berakar pada budaya lokal.
Kegiatan peluncuran dihadiri oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, Kepala Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan Provinsi serta kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, pemangku kepentingan bidang literasi, rekan-rekan media, serta para penulis, ilustrator, penyunting, pengatak, dan tim penyusun buku cerita anak dwibahasa tahun 2025.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, Drs. Muhammad Muis, M.Hum, dalam sambutannya menyampaikan bahwa 34 buku cerita anak dwibahasa ini merupakan hasil program penulisan dan penerjemahan yang bertujuan menyediakan bahan bacaan anak dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah Jambi. Seluruh buku mewakili bahasa daerah dari seluruh kabupaten dan kota di Provinis Jambi. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca sejak dini sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan budaya daerah.
“Melalui buku cerita anak dwibahasa, anak-anak tidak hanya diperkenalkan pada budaya lokal, tetapi juga diajak untuk mencintai, menggunakan, dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas mereka,” ujar Muhammad Muis.
Peluncuran buku ini didahului dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Tim Kerja Penerjemahan Balai Bahasa Provinsi Jambi yang menjelaskan dasar hukum, tujuan, serta proses penulisan dan penerjemahan buku cerita anak dwibahasa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pembukaan secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, prosesi peluncuran buku, penyerahan buku kepada perwakilan dinas terkait, serta sesi testimoni dari penulis, ilustrator, penyunting, dan pengguna produk.
Buku cerita anak dwibahasa yang diluncurkan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari penulis, ilustrator, hingga penyunting, yang bekerja bersama untuk menghasilkan bacaan anak yang menarik, bermutu, dan sesuai dengan perkembangan usia pembaca.
Seluruh rangkaian kegiatan peluncuran didanai melalui DIPA Balai Bahasa Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2025. Balai Bahasa Provinsi Jambi berharap kehadiran buku cerita anak dwibahasa ini dapat dimanfaatkan secara luas oleh satuan pendidikan, perpustakaan, dan masyarakat, serta menjadi langkah nyata dalam pelestarian bahasa daerah di Provinsi Jambi.
