Batang Hari – Pagi itu, halaman sekolah IT Aulia tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara para orang tua yang berdiri menunggu, sosok Bupati Batang Hari melangkah masuk dengan senyum sederhana. Tanpa pengawalan berlebihan, ia datang dengan satu tujuan yang sama seperti ayah-ayah lainnya mengambil rapor pendidikan anaknya pada Kamis (18/12/2025).
Kehadiran orang nomor satu di Batang Hari itu sontak menyita perhatian. Namun, ia memilih larut dalam suasana, duduk berdampingan dengan para wali murid lain, menyimak penjelasan guru tentang perkembangan belajar sang anak yakni Humaira Sarah Fadhila yang duduk di bangku kelas VI dan Muhammad Athafaris Fadhil yang duduk di bangku kelas III. Baginya, momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab dan kasih sayang seorang ayah terhadap masa depan buah hatinya.

Langkah tersebut menjadi simbol nyata perwujudan Gerakan Ayah Mengambil Rapor, sebuah gerakan yang mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pendidikan anak. Menurutnya, pendidikan bukan hanya urusan ibu atau sekolah semata, melainkan membutuhkan peran penuh dari seorang ayah, baik sebagai pendamping, pendengar, maupun pemberi motivasi.
Ia berharap, kehadirannya dapat menjadi contoh dan memantik kesadaran para ayah di Batang Hari untuk lebih terlibat dalam perjalanan pendidikan anak-anak mereka.
Di tengah kesibukan sebagai kepala daerah, momen sederhana itu menjadi pengingat bahwa keberhasilan seorang anak sering kali berawal dari langkah kecil seorang ayah yang mau hadir. Dari ruang kelas itulah, nilai-nilai keteladanan dan cinta keluarga kembali ditegaskan bahwa pemimpin sejati dimulai dari rumah.
