Batang Hari – Senyum tak henti mengembang di wajah Beti Kurniati, S.Pd, Senin (26/1/2026). Di serambi rumah dinas Bupati Batang Hari, kebahagiaan itu akhirnya menemukan puncaknya. Setelah 12 tahun mengabdi sebagai guru honorer, Beti resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu oleh Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief.
Pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni bagi Beti. Ia adalah penanda panjangnya perjalanan pengabdian yang penuh kesabaran dan keteguhan hati. Sejak belasan tahun lalu, Beti telah berdiri di ruang-ruang kelas dengan status honorer, mendidik generasi muda dengan keterbatasan kesejahteraan, namun tanpa pernah mengurangi semangatnya sebagai pendidik.
“Alhamdulillah, rasanya sangat bahagia. Ini momen yang sudah lama saya tunggu,” ujar Beti dengan senyuman usai pelantikan.
Baginya, pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu adalah bentuk pengakuan atas dedikasi yang selama ini ia berikan untuk dunia pendidikan di Batang Hari.
Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Mhd. Fadhil Arief itu berlangsung khidmat. Dalam sambutannya, bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memberikan kepastian dan keadilan bagi para tenaga honorer yang telah lama mengabdi, khususnya di sektor pendidikan.
Bagi Beti, status baru ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan menjadi guru yang memberi inspirasi bagi peserta didiknya.
“Ini menjadi penyemangat baru bagi saya untuk mengajar lebih baik lagi. Semoga ke depan pendidikan di Batang Hari semakin maju,” tuturnya.
Kisah Beti Kurniati menjadi potret nyata keteguhan seorang guru honorer yang tak pernah lelah berjuang. Di balik senyum bahagianya hari itu, tersimpan cerita panjang tentang pengabdian, kesabaran, dan harapan yang akhirnya terwujud.
