Putri Daerah Batang Hari Tembus Top 10 Nasional Santripreneur BAZNAS Kluster Kuliner Tahun 2025

Spread the love

Batang Hari — Prestasi membanggakan telah ditorehkan oleh putri daerah Kabupaten Batang Hari. Hanna Elwiddah, pengajar sekaligus alumni Pondok Pesantren Zulhijjah yang berasal dari Desa Terusan, Kabupaten Batang Hari, berhasil meraih Top 10 dari 50 peserta se-Indonesia pada Kompetisi Santripreneur BAZNAS Klaster Kuliner Tahun 2025 melalui produk unggulannya, Tempoyak Bahari.

Hanna Elwiddah tercatat sebagai satu-satunya santripreneur asal Provinsi Jambi yang lolos 50 besar nasional dan berkesempatan mengikuti rangkaian bootcamp hingga grand final kompetisi tersebut. Ajang ini diikuti oleh puluhan santripreneur terbaik dari berbagai daerah di Indonesia setelah melalui proses seleksi ketat.

Rangkaian Bootcamp dan Grand Final Santripreneur BAZNAS Klaster Kuliner 2025 dilaksanakan pada 20–24 Desember 2025 dan bertempat di Pondok Pesantren Bina Cendikia, Jakarta Timur. Selama kegiatan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif terkait pengembangan usaha, inovasi produk kuliner, manajemen bisnis, serta strategi pemasaran.

Tempoyak Bahari, produk kuliner khas berbahan dasar durian fermentasi, dinilai memiliki keunikan cita rasa lokal, inovasi kemasan, serta potensi pengembangan pasar yang kuat. Produk ini menjadi salah satu faktor keberhasilan Hanna Elwiddah dalam menembus Top 10 nasional pada kompetisi tersebut.

Capaian ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Batang Hari dan Provinsi Jambi. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda daerah untuk terus berinovasi, mengembangkan potensi lokal, serta berani bersaing di tingkat nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *