Harapan di Tengah Ujian: Komitmen Pemkab Batang Hari untuk Warganya

Spread the love

Batang Hari – Di sebuah pagi yang tenang di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Selasa, 17 Maret 2026, suasana haru terasa menyelimuti ruangan. Satu per satu warga yang datang membawa cerita tentang kehilangan dan ujian hidup, duduk dengan raut wajah penuh harap.

Hari itu, Pemerintah Kabupaten Batang Hari kembali menunjukkan kepeduliannya melalui penyaluran bantuan bagi korban bencana alam dan non-alam untuk periode Desember 2025 hingga Maret 2026.

Sebanyak 12 penerima manfaat hadir langsung untuk menerima bantuan. Penyerahan dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, yang dengan hangat menyapa para warga. Dalam momen tersebut, bukan sekadar bantuan materi yang disalurkan, tetapi juga empati dan penguatan moral bagi mereka yang tengah menghadapi cobaan.

Dalam sambutannya, Zulva Fadhil menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada para korban. Ia mengajak masyarakat untuk tetap tabah dan ikhlas dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. Baginya, musibah yang datang merupakan bagian dari rencana Tuhan, yang pasti mengandung hikmah di baliknya.

“Setiap ujian yang diberikan tentu berasal dari Yang Maha Kuasa. Kita semua berharap, di balik musibah ini akan ada kekuatan dan pelajaran yang membuat kita semakin tegar,” ungkapnya dengan penuh ketulusan.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Batang Hari di tengah masyarakat.

“Ini adalah wujud kehadiran pemerintah daerah bagi warga yang sedang tertimpa musibah. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendiri, karena pemerintah selalu ada untuk mereka,” tambahnya.

Penyaluran bantuan ini bukanlah kegiatan yang bersifat insidental. Pemerintah Kabupaten Batang Hari menjadikannya sebagai agenda rutin yang dilaksanakan beberapa kali dalam setahun. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang menghadapi masa-masa sulit.

Bagi para penerima, bantuan ini menjadi secercah harapan di tengah situasi yang tidak mudah. Lebih dari itu, perhatian yang diberikan menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri. Ada kepedulian yang terus mengalir, menguatkan, dan membantu mereka bangkit kembali menata kehidupan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *